Tiga Saham Pilihan Analis Top Wall Street: AMD, Microsoft, dan Nvidia
Foto: newyorkertips.com
Jakarta, mahkota-news.com – Musim laporan keuangan kembali menghidupkan antusiasme investor terhadap perdagangan berbasis kecerdasan buatan.
Belanja besar dan permintaan infrastruktur AI yang kuat memperkuat keyakinan analis pada sejumlah saham dengan prospek jangka panjang.
Advanced Micro Devices: Data Center Jadi Mesin Pertumbuhan
Raksasa chip Advanced Micro Devices mencatat hasil kuartal I yang melampaui ekspektasi pasar, dengan panduan yang solid.
Perusahaan kini menempatkan divisi data center sebagai “penggerak utama” pertumbuhan pendapatan dan laba. AMD optimistis akselerasi server meningkat berkat permintaan AI.
Menanggapi kinerja tersebut, analis TD Cowen Joshua Buchalter mempertahankan rating Buy dan menaikkan target harga AMD menjadi $500 dari $290.
Dia menyoroti kenaikan signifikan panduan CPU server data center dan keyakinan baru pada keterlibatan GPU data center, yang meredakan kekhawatirannya soal ekspektasi tinggi.
Bisnis CPU server tumbuh lebih dari 50% yoy pada kuartal I, didorong ASP yang lebih tinggi karena Turin menyumbang lebih dari separuh bauran.
AMD memperkirakan bisnis CPU server naik lebih dari 70% pada Q2 2026. Buchalter juga mencatat AMD menggandakan estimasi TAM CPU menjadi sekitar $120 miliar, dengan agentic AI mendorong permintaan CPU.
Untuk GPU data center, ia menaikkan estimasi 2026 dan 2027 menjadi sekitar $17 miliar dan $38 miliar.
“Net, AMD appears to be hitting the knee in its curve, building confidence with customers and investors that it can meaningfully capture value across the massive AI compute TAM,” kata Buchalter .
Buchalter berada di peringkat 69 dari lebih 12.200 analis di TipRanks, dengan tingkat keberhasilan 72% dan rata-rata return 43,3% .
Microsoft: Flywheel Cloud AI Dorong Margin Tinggi
Microsoft juga diuntungkan dari ledakan AI lewat Azure dan alat produktivitas bertenaga AI.
Analis Tigress Financial Ivan Feinseth menegaskan rating Buy dan menaikkan target harga Microsoft menjadi $680 dari $595.
“AI-driven cloud flywheel is driving accelerating high-margin revenue and cash flow growth,” ujarnya .
Feinseth mencatat Azure masih jadi katalis utama, dengan pertumbuhan di kisaran 30%an dan mendorong pendapatan cloud di kisaran 20%an saat perusahaan memindahkan beban kerja serta meningkatkan pelatihan dan inferensi AI di platform.
Backlog cloud komersial Microsoft disebut lebih dari dua kali lipat dalam setahun terakhir menjadi $625 miliar, memberi visibilitas pendapatan multi-tahun.
Di lapisan aplikasi, integrasi Copilot ke Microsoft 365, Dynamics, keamanan, dan alat pengembang akan menaikkan ARPU, bauran produk premium, dan retensi pelanggan. Feinseth berada di peringkat 631 dari lebih 12.200 analis TipRanks, dengan tingkat keberhasilan 58% dan rata-rata return 11,4%.
Nvidia: GB300 dan Rubin Topang Proyeksi $1 Triliun
Menjelang laporan kuartal fiskal I pada 20 Mei, perhatian tertuju pada kemampuan Nvidia menjaga momentum penjualan GPU AI di tengah persaingan.
Analis Susquehanna Christopher Rolland mempertahankan Buy dan menaikkan target harga Nvidia menjadi $275 dari $250. “We expect better results and guidance as GB300 continues to ramp through 1H26,” tulisnya.
Rolland menyebut CEO Jensen Huang memproyeksikan lebih dari $1 triliun pendapatan gabungan Blackwell dan Rubin hingga kalender 2027, naik dari estimasi sebelumnya $500 miliar.
Ia pun menaikkan estimasi pendapatan data center menjadi sekitar $1 triliun untuk Blackwell/Rubin hingga 2027, dari sebelumnya $940 miliar.
Platform Rubin tetap dijadwalkan rilis pada paruh kedua 2026, dengan sampel pertama dikirim ke pelanggan akhir Februari
Rolland juga melihat kekuatan berlanjut di bisnis jaringan data center Nvidia berkat NVLink, Infiniband, dan Ethernet.
Rolland berada di peringkat 23 dari lebih 12.200 analis TipRanks, dengan tingkat keberhasilan 68% dan rata-rata return 45,5%.
