The Golden Hour untuk Kurangi Gangguan Perawat
Sumber: TeraMedik
Jakarta, mahkota-news.com – Gangguan yang terjadi saat perawat memberikan obat di tempat tidur pasien menjadi masalah serius yang dapat meningkatkan risiko kesalahan pemberian obat.
Gangguan ini mengalihkan perhatian perawat dan menimbulkan kecemasan dalam proses pemberian obat, yang merupakan tahap terakhir sebelum obat diberikan kepada pasien.
Sebuah studi menunjukkan bahwa risiko kesalahan pemberian obat meningkat sebesar 12,7% setiap kali terjadi gangguan, dan risiko kesalahan berbahaya bisa dua hingga tiga kali lipat jika perawat terganggu berkali-kali selama proses tersebut.
Berbagai gangguan ini meliputi panggilan non-darurat, percakapan yang tidak terkait obat, dan kunjungan tenaga kesehatan lain yang tidak mendesak ke tempat tidur pasien.
Inovasi “The Golden Hour” untuk Mengurangi Gangguan
Metode “The Golden Hour” adalah sebuah proses yang digerakkan oleh perawat dengan tujuan meningkatkan hasil kinerja sekaligus pengalaman kerja perawat dengan menghilangkan hambatan yang mengganggu siklus pemberian obat.
Pada unit perawatan kritis 20 tempat tidur di VA North Texas Health Care System, sebuah kelompok kerja praktik berbasis bukti (EBP) melibatkan manajemen keperawatan dan perawat dari berbagai tingkat pengalaman untuk mengidentifikasi dan mengurangi gangguan selama pemberian obat.
Perawat secara sukarela mengisi kuesioner yang mengukur kemampuan fokus, tingkat kecemasan akan kesalahan, dan perasaan terburu-buru saat memberikan obat.
Alat pengukuran frekuensi gangguan juga dikembangkan untuk mencatat secara real-time jumlah gangguan yang dialami perawat.
Data ini menjadi dasar untuk mengembangkan proses standar yang dapat meningkatkan keselamatan pemberian obat.
Analisis dan Implikasi Keselamatan Pasien
Gangguan yang sering terjadi tidak hanya mengganggu fokus perawat tetapi juga dapat menyebabkan kegagalan prosedural dan kesalahan klinis yang berpotensi membahayakan pasien.
Penelitian lain mengungkapkan bahwa 39% operasi pemberian obat mengalami gangguan, dan perawat cenderung melakukan multitasking atau menunda tugas utama setelah terganggu, yang meningkatkan risiko kesalahan obat seperti dosis salah, pemberian obat kepada pasien yang salah, dan pengabaian pemberian obat.
Dengan mengurangi gangguan non-darurat selama periode kritis pemberian obat, metode “The Golden Hour” dapat menurunkan tingkat kesalahan dan meningkatkan keselamatan pasien secara signifikan.
Pendekatan ini juga meningkatkan kepuasan kerja perawat karena mengurangi stres dan kecemasan terkait tugas penting ini.
Rekomendasi
Metode “The Golden Hour” merupakan inovasi penting dalam meningkatkan keselamatan pemberian obat di rumah sakit dengan mengurangi gangguan yang tidak mendesak selama waktu kritis pemberian obat.
Implementasi standar ini harus didukung oleh kebijakan rumah sakit yang tegas untuk membatasi gangguan non-darurat dan meningkatkan kesadaran seluruh staf kesehatan akan pentingnya fokus perawat saat memberikan obat.
Data tahun 2025 menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan keselamatan pasien dan pengalaman kerja perawat, sehingga layak untuk diadopsi secara luas di berbagai fasilitas kesehatan nasional.
