27 Juli 2026
Kuba Perkuat Arsenal UAV dari Rusia-Iran, AS Waspadai Ancaman Baru di Karibia

Kuba Perkuat Arsenal UAV dari Rusia-Iran, AS Waspadai Ancaman Baru di Karibia

Havana, mahkota-news.com — Kuba dilaporkan meningkatkan kemampuan militernya dengan pesawat nirawak dari Rusia dan Iran di tengah memanasnya hubungan dengan Amerika Serikat. Menurut laporan yang dikutip Military Watch, sejak 2023 Havana memperbesar investasi pada sistem UAV militer, mencakup model pengintaian dan serang yang diduga memiliki keterkaitan teknologi dengan Rusia dan Iran. Penilaian intelijen AS yang beredar menyebut Kuba kini diperkirakan memiliki lebih dari 300 drone kelas militer. Beberapa diskusi internal militer Kuba yang terpantau AS disebut membahas skenario penggunaan UAV terhadap target Amerika jika konflik pecah. Target yang jadi perhatian Washington mencakup Pangkalan Angkatan Laut Guantanamo Bay, kapal perang AS di perairan Karibia, hingga Key West, Florida yang berjarak sekitar 90 mil dari pantai Kuba. Meski begitu, pejabat AS juga mengakui belum ada indikasi Havana sedang menyiapkan serangan langsung. Respons Washington dan Langkah Diplomatik Pemerintah AS dilaporkan meningkatkan pengawasan militer di sekitar Kuba sekaligus memperluas sanksi ekonomi terhadap negara tersebut. Washington menilai pengembangan UAV Kuba berpotensi menggeser keseimbangan keamanan di Karibia. Di tengah ketegangan, muncul laporan bahwa Direktur CIA John Ratcliffe melakukan kunjungan langka ke Havana untuk membahas langsung isu keamanan regional dengan pejabat Kuba. Langkah ini dibaca sebagai sinyal kekhawatiran serius AS terhadap pesatnya perkembangan peperangan drone di Belahan Bumi Barat. Bantahan Kuba dan Narasi Politik Havana membantah keras tuduhan tersebut. Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez menyebut Washington “mengarang narasi palsu” untuk mencari dalih menekan Kuba secara politik dan ekonomi. Kuba menegaskan bahwa peningkatan kemampuan UAV adalah bagian dari modernisasi pertahanan, bukan untuk agresi....

Tiongkok Pacu Undang-Undang AI Nasional yang Menyeluruh

Tiongkok Pacu Undang-Undang AI Nasional yang Menyeluruh

Tiongkok, mahkota-news.com –Untuk pertama kalinya, Tiongkok mengonfirmasi sedang menyusun “kerangka hukum komprehensif” untuk kecerdasan buatan. Langkah ini masuk dalam rencana kerja legislatif 2026 yang dirilis pekan lalu oleh pemerintah pusat. Rencana legislatif 2026 menyebut pemerintah akan “meningkatkan tata kelola AI dan mempercepat pengembangan hukum komprehensif untuk memastikan perkembangan AI yang kuat.” Cakupannya luas: perlindungan dan pengelolaan data, daya komputasi, algoritma, hak...