Google Bangkitkan Kacamata Pintar Gemini AI
Dalam ajang konferensi tahunan Google I/O 2026, seorang presenter mendemonstrasikan kacamata pintar terbaru buatan Google. (Tangkap layar X @NathieVR)
Tanggerang, mahkota-news.com – Google resmi mengumumkan perombakan besar pada Selasa, 19 Mei 2026, dalam konferensi pengembang tahunan Google I/O.
Dua sorotan utama: transformasi Google Search berbasis AI dan kembalinya lini kacamata pintar yang kini ditenagai Gemini.
Perombakan Google Search: Dari Kata Kunci ke Percakapan
Google menyebut pembaruan ini sebagai “perubahan terbesar dalam hampir 30 tahun sejarah Google Search”.
Kotak pencarian kini bisa memahami permintaan panjang dan spesifik, sehingga pengguna dapat bertanya layaknya berbicara dengan manusia, bukan sekadar mengetik kata kunci.
Elizabeth Reid, yang memimpin produk Search, menegaskan: “Google Search adalah pencarian AI”.
Hasil pencarian kini tampil lebih visual, mirip AI Overviews dengan ringkasan berpoin, bukan hanya daftar tautan. Meski begitu, versi tautan klasik tetap tersedia lewat tab ‘Web’.
Perubahan ini didukung model terbaru Gemini 3.5 Flash, yang diumumkan hari yang sama dan langsung menjadi default di aplikasi Gemini, Search, dan API.
Sundar Pichai menyebut Gemini 3.5 Flash lebih unggul dari Gemini 3.1 Pro di hampir semua benchmark, terutama coding dan tugas agen, dengan kecepatan output 4x lebih cepat dari model frontier lain.
Gemini Spark dan Agen AI Personal
Josh Woodward dari Google menyebut tujuan Gemini adalah menciptakan “asisten universal yang personal, proaktif, dan persisten”.
Untuk pelanggan AI Pro dan Ultra, Google memperkenalkan Gemini Spark — agen pribadi 24/7 yang bisa mengakses Gmail, Google Calendar, dan produk lain untuk riset mendalam, belanja, hingga merencanakan perjalanan.
Fitur Daily Brief juga hadir untuk pelanggan berbayar, menyajikan ringkasan harian yang disesuaikan dari layanan Google.
Kacamata Pintar Kembali: Gandeng Samsung, Warby Parker, Gentle Monster
Lebih dari satu dekade setelah Google Glass dihentikan, Google kembali ke pasar kacamata pintar.
Bersama Samsung, Warby Parker, dan Gentle Monster, Google akan menjual lini kacamata pintar pada musim gugur 2026.
Kacamata ini merespons perintah suara ke Gemini dan dilengkapi kamera untuk foto/video, mirip Ray-Ban Meta yang dijual Meta sejak 2021.
Demo di panggung I/O memperlihatkan fungsi hands-free: navigasi, ringkasan pesan, pesan DoorDash, hingga cek kalender — semua lewat suara tanpa menyentuh ponsel.
Google juga menyiapkan model kedua dengan layar di lensa, dijuluki Project Aura.
Empat mitra perangkat keras disebut: Samsung “Jinju”, XREAL “Project Aura”, Warby Parker, dan Gentle Monster.
Gemini 3.5 dan Ekosistem AI Baru
Gemini 3.5 Flash kini default untuk semua pengguna dan “outscores Gemini 3.1 Pro” di Terminal-Bench 2.1 (76.2%) dan MCP Atlas (83.6%).
Google mengklaim model ini “4x faster” dan “costs about 40% less”.
Gemini 3.5 Pro masih diuji internal dan dijadwalkan rilis Juni 2026.
Selain itu, Google meluncurkan Gemini Omni — model multimodal yang bisa menerima teks, gambar, audio, video dan menghasilkan video yang bisa diedit.
Aplikasi Gemini juga mendapat desain baru “Neural Expressive”.
Google menyebut 900 juta orang memakai aplikasi Gemini tiap bulan.
Sejak debut ‘AI Mode’ di Search setahun lalu, pencarian ke antarmuka chatbot itu berlipat ganda tiap kuartal.
