28 Mei 2026

Zoox Resmi Buka Fasilitas Produksi Robotaxi Massa

Zoox Resmi Buka Fasilitas Produksi Robotaxi Massa

Zoox Resmi Buka Fasilitas Produksi Robotaxi Massa

Jakarta, 19 Juni 2025 — Zoox, anak perusahaan Amazon, baru saja meresmikan fasilitas produksi robotaxi massal pertamanya di Hayward, California.

Fasilitas seluas 220.000 kaki persegi ini menjadi tonggak penting bagi Zoox dalam persaingan layanan robotaxi komersial yang akan bersaing ketat dengan Waymo milik Alphabet dan Tesla.

Dengan kapasitas produksi mencapai lebih dari 10.000 kendaraan per tahun saat beroperasi penuh, Zoox menyiapkan armadanya untuk peluncuran layanan di Las Vegas tahun ini, disusul ekspansi ke San Francisco dan kota-kota lain dalam beberapa tahun ke depan.

Fasilitas Produksi Canggih dan Desain Robotaxi Unik

Berbeda dengan Waymo yang memodifikasi kendaraan konvensional dengan teknologi otonom, Zoox menghadirkan robotaxi yang dirancang khusus tanpa setir maupun pedal, menyerupai oven pemanggang roti beroda.

CEO Zoox, Aicha Evans, menyatakan bahwa fasilitas ini tidak hanya untuk produksi massal, tetapi juga untuk integrasi perangkat keras dan perangkat lunak, pengujian akhir, serta penyimpanan komponen.

Proses produksi menggabungkan teknologi robotik dan tenaga manusia untuk memastikan kualitas tinggi setiap kendaraan.

Tesla juga tengah bersiap meluncurkan layanan robotaxi berbayar dengan Model Y yang dilengkapi perangkat lunak swakemudi, serta merencanakan kendaraan khusus dua penumpang bernama Cybercab tanpa kontrol manual.

Namun, Tesla masih mengklasifikasikan fitur Full Self-Driving-nya sebagai Level 2, yang berarti pengemudi harus tetap siap mengambil alih kendali.

Komersialisasi kendaraan otonom masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk biaya produksi yang tinggi dan regulasi ketat.

Beberapa perusahaan seperti Zoox, Waymo, dan Tesla pernah mengalami investigasi federal serta penarikan produk akibat kecelakaan yang melibatkan robotaxi mereka.

Zoox sendiri sempat menarik 258 kendaraan untuk pembaruan perangkat lunak setelah beberapa insiden kecelakaan di jalan umum.

Persaingan dan Ekspansi Pasar

Waymo, yang telah beroperasi lebih lama, terus memperluas layanan robotaxi secara nasional, termasuk kemitraan dengan Uber dan rencana menambah produksi di pabrik baru di Arizona pada 2025.

Sementara itu, startup lain seperti Pony.ai juga memperluas pengujian robotaxi Level 4 di Eropa dan Asia, dengan target profitabilitas komersial pada 2025 atau 2026.

Tesla memilih Austin, Texas, sebagai lokasi peluncuran robotaxi komersialnya pada Juni 2025, dengan 10 unit Model Y yang diuji tanpa pengemudi cadangan.

Austin dipilih karena regulasi negara bagian yang lebih mendukung pengujian kendaraan otonom dibandingkan California yang memiliki perizinan lebih ketat.

Pada 19 Juni 2025, Zoox mengumumkan bahwa fasilitas Hayward telah mulai memproduksi robotaxi secara rutin dengan kecepatan satu kendaraan per hari.

Perusahaan juga mengonfirmasi rencana memperluas fasilitas produksi dan membuka peluang kerja baru di wilayah tersebut.

Sementara itu, Waymo melaporkan peningkatan jumlah armada robotaxi yang beroperasi di beberapa kota besar AS, termasuk penambahan kendaraan di San Francisco dan Las Vegas.

Tesla juga mengumumkan pembaruan software terbaru untuk layanan robotaxi Model Y di Austin, meningkatkan kestabilan dan keamanan sistem swakemudi.

Dengan fasilitas produksi terbaru dan teknologi robotaxi yang inovatif, Zoox siap menghadapi persaingan ketat di pasar kendaraan otonom.

Meski menghadapi tantangan regulasi dan keamanan, perkembangan pesat dari Zoox, Waymo, Tesla, dan startup lain menunjukkan bahwa era robotaxi komersial semakin dekat.

Aktivitas terbaru pada Juni 2025 menegaskan kesiapan para pemain utama untuk memperluas layanan dan memenuhi permintaan pasar yang terus tumbuh.