DNA Anda, Privasi Kami: Cara 24Genetics Melindungi Data Genetik
DNA Anda, Privasi Kami: Cara 24Genetics Melindungi Data Genetik
Jakarta, mahkota-news.com- Kemajuan teknologi membuat analisis DNA jadi jauh lebih cepat dan terjangkau.
Peta genetik tiap orang kini bisa mengungkap informasi penting soal kesehatan, predisposisi penyakit, dan garis keturunan.
24Genetics menyebut dirinya berada di garda depan perjalanan penemuan diri ini, sekaligus menekankan bahwa akses ke data DNA membawa tanggung jawab besar: melindungi privasi pengguna.
Sains + Teknologi = Akses Data DNA yang Aman
Sains menjadi dasar untuk menafsirkan informasi genetik dari sampel biologis. Ribuan riset ilmiah dipakai untuk menarik kesimpulan valid tentang apa yang bisa diungkap DNA.
Teknologi memungkinkan pemrosesan data dalam jumlah besar secara otomatis, sehingga hasilnya bisa diakses dengan biaya terjangkau.
Karena itu, 24Genetics menyatakan keamanan informasi genetik klien adalah prioritas utama.
Kepercayaan dan Kepatuhan Regulasi Eropa
24Genetics mengklaim sebagai merek Eropa yang tunduk pada aturan privasi data Uni Eropa, termasuk GDPR.
GDPR adalah regulasi paling ketat di dunia untuk perlindungan data pribadi warga EU dan berlaku secara internasional untuk semua organisasi yang memproses data penduduk EU.
Denda pelanggaran bisa mencapai 4% omzet tahunan atau 20 juta euro.
Perusahaan juga menyatakan sedang dalam proses sertifikasi ISO 27001.
ISO 27001 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS) yang melindungi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data.
ISO 27701 merupakan ekstensi ISO 27001 khusus untuk manajemen informasi privasi/PII.
Keamanan Pemrosesan Data: Anonim, Enkripsi, Offline
Langkah yang diklaim 24Genetics:
- Anonimisasi: Setiap sampel DNA diberi kode agar tidak langsung terkait dengan nama atau data pribadi.
- Tidak online: Informasi tidak disimpan online untuk meminimalkan risiko peretasan.
- Tidak menjual data: Perusahaan berkomitmen tidak menjual data ke pihak ketiga.
- Enkripsi: Protokol enkripsi canggih dipakai dari pengumpulan sampel hingga hasil keluar.
Ini sejalan dengan prinsip GDPR yang mewajibkan langkah teknis & organisasional untuk menjaga kerahasiaan data di tiap tahap pemrosesan, serta kontrol akses dan enkripsi yang diatur ISO 27001.
Transparansi Penggunaan Data & Riset Genetik
24Genetics menyatakan memberikan informasi jelas soal bagaimana data dipakai dan memberi opsi kontrol akses kepada pengguna.
Untuk riset genetik, partisipasi data klien disebut bersifat sukarela dan berdasarkan persetujuan terinformasi, dengan privasi tetap prioritas.
Di bawah GDPR, data pribadi hanya boleh disimpan selama diperlukan untuk tujuan pemrosesan.
Untuk riset ilmiah, penyimpanan lebih lama diizinkan bila ada perlindungan teknis & organisasional sesuai Pasal 89, tapi bukan “carte blanche” — harus ada kerangka kerja yang mencegah penggunaan lain.
Perlindungan Hukum dan Kebijakan Privasi
Sebagai entitas yang tunduk pada hukum EU, 24Genetics wajib memenuhi hak-hak subjek data: akses, koreksi, penghapusan, dan pemberitahuan pelanggaran dalam 72 jam bila berisiko tinggi.
GDPR juga mewajibkan pencatatan aktivitas pemrosesan yang akurat.
ISO 27701 memetakan kontrol privasi ke GDPR dan membantu organisasi menunjukkan akuntabilitas pemrosesan PII.
Pemberdayaan Pengguna: Kontrol Ada di Tangan Anda
24Genetics menekankan bahwa pengguna berhak memutuskan bagaimana data dibagikan dan menyediakan alat untuk mengelola privasi secara aktif.
Ini sejalan dengan prinsip GDPR bahwa subjek data punya hak atas datanya, meski di konteks genomik interpretasinya bisa rumit karena data dapat terkait beberapa anggota keluarga.
Kesimpulan: Privasi sebagai Komitmen, Bukan Sekadar Fitur
- Merek Eropa: Tunduk pada GDPR, yang memang regulasi privasi paling ketat dan berlaku global untuk data warga EU.
- ISO 27001 dalam proses: Standar ISMS yang diakui untuk keamanan informasi.
- Anonimisasi + tidak jual data: Sesuai praktik privasi yang baik; GDPR sendiri tidak melarang penjualan data, tapi mewajibkan dasar hukum dan transparansi.
