Cornelis Networks Luncurkan Teknologi Percepat Jaringan AI
Foto: https://www.glassdoor.co.in/Photos/
San Francisco, 15 Juni 2025 – Cornelis Networks, perusahaan yang berdiri dari hasil spin-off Intel pada 2020 dan masih didukung oleh dana ventura Intel, resmi meluncurkan rangkaian perangkat keras dan perangkat lunak jaringan terbaru bernama CN5000 pada Juni 2025.
Produk ini dirancang khusus untuk menghubungkan hingga 500.000 chip kecerdasan buatan (AI) sekaligus, mengatasi tantangan utama dalam pusat data AI yang selama ini terkendala oleh kecepatan jaringan antar chip yang belum memadai.
Mengatasi Bottleneck Jaringan di Pusat Data AI
Meski chip AI semakin cepat, kecepatan komunikasi antar chip dalam skala besar sering menjadi penghambat utama.
CN5000 hadir dengan teknologi jaringan baru bernama OmniPath yang menawarkan transfer data tanpa kehilangan dan kemampuan menghindari kemacetan jaringan.
CEO Cornelis, Lisa Spelman, menjelaskan bahwa jaringan ini tidak hanya memindahkan data dengan cepat, tetapi juga mengoptimalkan potensi penuh setiap siklus komputasi.
Keunggulan Teknologi CN5000
CN5000 memberikan peningkatan signifikan dibandingkan teknologi jaringan sebelumnya seperti InfiniBand dan RoCE. Dalam pengujian, CN5000 mampu:
- Peningkatan Performa Aplikasi HPC: Mampu meningkatkan kecepatan aplikasi komputasi tinggi (High Performance Computing) hingga 30% dibanding teknologi sebelumnya.
- Tingkat Pesan Dua Kali Lipat: Menyediakan dua kali lipat message rates, memungkinkan komunikasi antar chip yang lebih cepat dan efisien.
- Pengurangan Latensi: Mengurangi latensi jaringan hingga 35%, mempercepat respons sistem AI dan HPC.
- Percepatan Komunikasi Kolektif AI: Mempercepat komunikasi kolektif dalam aplikasi AI hingga enam kali lipat dibanding teknologi RoCE.
- Teknologi OmniPath Baru: Menggunakan protokol jaringan inovatifOmniPath yang dirancang khusus untuk mengatasi kemacetan dan kehilangan data.
- Kompatibilitas Luas: Dirancang agar kompatibel dengan chip AI dari berbagai produsen seperti Nvidia dan AMD serta mendukung perangkat lunakopen-source.
- Rencana Dukungan Ethernet: Versi berikutnya akan mendukung jaringan Ethernet, memberikan fleksibilitas dan mengurangi kekhawatiran pelanggan terkait penguncian teknologi.
- Efisiensi Ekonomi dan Performa: Menawarkan kombinasi kinerja tinggi dan efisiensi biaya yang optimal bagi pusat data AI dan HPC.
Keunggulan ini memungkinkan aplikasi AI dan HPC menyelesaikan tugas lebih cepat dan dengan prediktabilitas tinggi, sekaligus meningkatkan efisiensi komputasi dengan mengurangi kemacetan jaringan.
Kompatibilitas dan Dukungan Vendor
Meskipun didukung oleh Intel, CN5000 dirancang agar kompatibel dengan chip AI dari berbagai produsen seperti Nvidia, AMD, dan lainnya.
Produk ini juga mendukung tumpukan perangkat lunak OpenFabrics, sehingga dapat digunakan dalam berbagai lingkungan tanpa terkunci pada satu vendor tertentu.
Versi berikutnya yang direncanakan rilis pada 2026 akan mendukung jaringan Ethernet, menjawab kekhawatiran pelanggan terkait fleksibilitas teknologi.
Implikasi untuk Ekosistem AI dan HPC di Indonesia
Dengan pertumbuhan pesat penggunaan AI dan pusat data di Indonesia pada 2025, teknologi jaringan seperti CN5000 menjadi sangat relevan.
Data dari BPS Kota Bekasi menunjukkan peningkatan kebutuhan data center yang mampu menangani beban komputasi besar secara efisien.
Adopsi teknologi jaringan berperforma tinggi dapat mempercepat inovasi AI nasional dan mendukung pengembangan ekonomi digital.
Peluncuran CN5000 oleh Cornelis Networks menandai terobosan penting dalam dunia jaringan pusat data AI dan HPC.
Teknologi ini menawarkan solusi untuk mengatasi hambatan komunikasi antar chip yang selama ini membatasi performa sistem AI berskala besar.
Dengan dukungan vendor besar dan kompatibilitas luas, CN5000 berpotensi menjadi standar baru dalam jaringan pusat data AI global, termasuk di Indonesia.
