28 Mei 2026

IRGC Siaga Serang: Rudal dan Drone Iran Incar Pangkalan AS di Timur Tengah

IRGC Siaga Serang: Rudal dan Drone Iran Incar Pangkalan AS di Timur Tengah

TEHERAN, mahkota-news.com – Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) memperingatkan akan melancarkan serangan ke aset Amerika Serikat di Timur Tengah jika kapal-kapal Iran diserang.

Peringatan itu disampaikan Komando Angkatan Laut IRGC pada Sabtu (9/5/2026), sehari setelah serangan AS terhadap dua kapal tanker Iran di Teluk Oman.

Ancaman Balasan Jika Kapal Iran Diserang

“Setiap serangan terhadap kapal tanker minyak dan kapal komersial Iran akan dibalas dengan serangan besar-besaran terhadap salah satu pangkalan Amerika di wilayah tersebut dan kapal-kapal musuh,” kata Angkatan Laut IRGC, dikutip kantor berita pemerintah Iran, IRIB News.

Seorang komandan IRGC menyebut rudal dan pesawat nirawak IRGC telah mengunci sasaran Amerika dan kapal musuh, tinggal menunggu perintah.

“Rudal dan pesawat nirawak IRGC telah mengunci target Amerika di wilayah tersebut dan kapal-kapal musuh yang agresif. Kami menunggu perintah untuk menembak,” ujar Jenderal Sardar Mousavi dari Angkatan Udara IRGC.

Baku Tembak di Selat Hormuz, Dua Tanker Iran Dilumpuhkan

Ketegangan di Selat Hormuz terus meningkat dengan laporan baku tembak antara pasukan Iran dan AS.

Pada Jumat (8/5/2026), jet tempur AS menembaki dan melumpuhkan dua kapal tanker berbendera Iran.

Washington menuduh kedua kapal itu menantang blokade pelabuhan Iran.

Seorang pejabat militer Teheran mengatakan kepada media lokal bahwa angkatan laut Iran telah membalas serangan tersebut.

Meski terjadi bentrokan, Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata masih berlaku.

Proposal Damai Washington Masih Dikaji Teheran

Sebelumnya, Washington telah mengirimkan proposal kepada Iran untuk membuka pembicaraan penyelesaian akhir konflik.

Pada Jumat, Trump berharap Teheran memberi tanggapan atas proposal itu sesegera mungkin.

Di hari yang sama, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut proposal tersebut masih dalam tahap peninjauan.