Envicount Rilis Platform Software untuk Akuntansi Karbon dan ESG
Foto: EnviCount
Tanggerang, mahkota-news.com – Dalam upaya mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia, Envicount meluncurkan platform software terbaru yang dirancang khusus untuk akuntansi karbon dan pelaporan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Peluncuran ini menjadi terobosan penting dalam mendukung perusahaan mengelola jejak karbon sekaligus meningkatkan transparansi keberlanjutan secara komprehensif.
Baca Juga: Panel Surya Bifacial: Transformasi Energi Nasional
Solusi Digital untuk Pengelolaan Emisi Karbon
Software Envicount memungkinkan perusahaan melacak, mengukur, dan menganalisis emisi karbon secara mendalam.
Dengan teknologi otomasi data dan analitik real-time, platform ini memberikan data akurat yang mudah diakses sehingga perusahaan dapat mengambil keputusan berbasis data yang lebih baik dalam upaya pengurangan emisi.
CTO Envicount, Budhi Setyawan, menegaskan, “Dengan teknologi terdepan dan wawasan real-time, kami membuat proses akuntansi karbon menjadi lebih lancar dan berdampak positif bagi bisnis”.
Selain itu, software ini mampu menghasilkan laporan ESG yang sesuai dengan standar global, membantu perusahaan memenuhi persyaratan regulasi sekaligus meningkatkan kredibilitas di mata pemangku kepentingan.
Hal ini sangat penting mengingat tren global dan nasional yang semakin menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keberlanjutan.
Baca Juga: Corsair Hadirkan Kabel ThermalProtect 12V-2×6, Solusi Cegah GPU Terbakar
Mendorong Kesadaran dan Tindakan Nyata
Effendy Christina, CEO Envicount, dalam siaran pers menyatakan bahwa perangkat lunak ini bukan hanya menyederhanakan proses akuntansi karbon, tetapi juga meningkatkan kesadaran perusahaan akan pentingnya transparansi dalam keberlanjutan.
“Software ini diharapkan dapat mendorong perusahaan untuk mengambil langkah nyata menuju masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya pada Januari 2025.
Menurut Effendy, dengan menyediakan wawasan yang dapat ditindaklanjuti, software ini memungkinkan bisnis menjadi agen perubahan dalam menghadapi tantangan lingkungan global.
Ini sejalan dengan data tahun 2025 yang menunjukkan bahwa lebih dari 70% perusahaan di Indonesia mulai mengintegrasikan aspek ESG dalam strategi bisnis mereka sebagai respons terhadap regulasi dan permintaan pasar.
Baca Juga: AMD Hidupkan Lagi Ryzen 7 5800X3D untuk Rayakan 10 Tahun AM4
Fleksibilitas dan Komitmen Envicount
Software Envicount dirancang untuk kompatibel dengan kebutuhan berbagai sektor industri, menjadikannya solusi fleksibel dan aplikatif.
Perusahaan ini menempatkan misi mendukung perjalanan bisnis menuju emisi nol bersih dengan solusi yang komprehensif dan berorientasi masa depan.
Peluncuran software ini diharapkan memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem bisnis yang semakin menekankan keberlanjutan.
Data yang dihasilkan memungkinkan perusahaan mengambil tindakan cepat dan efektif untuk mencapai target keberlanjutan serta mematuhi regulasi yang terus berkembang.
Peran Teknologi dalam Transisi Ekonomi Hijau
Peluncuran software akuntansi karbon oleh Envicount merupakan langkah strategis yang relevan dengan kebutuhan global dan nasional saat ini.
Teknologi digital seperti ini menjadi kunci dalam mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan reputasi perusahaan di mata investor dan konsumen.
Dengan meningkatnya tekanan regulasi dan kesadaran sosial, perusahaan yang mengadopsi teknologi seperti Envicount diprediksi akan lebih siap menghadapi tantangan lingkungan dan ekonomi di masa depan.
Hal ini juga sejalan dengan data tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan 45% dalam investasi teknologi hijau di sektor korporasi Indonesia.
