28 Mei 2026

Mikrodermabrasi: Risiko dan Keuntungan Perawatan Dermatologi

Mikrodermabrasi: Risiko dan Keuntungan Perawatan Dermatologi

Mikrodermabrasi: Risiko dan Keuntungan Perawatan Dermatologi

Jakarta, mahkota-news.com – Mikrodermabrasi adalah prosedur perawatan kulit yang fokus pada pengelupasan lapisan epidermis, yaitu bagian terluar kulit.

Proses ini menggunakan alat khusus yang mengandung kristal mikro atau ujung berlian untuk mengikis sel kulit mati, sehingga merangsang pertumbuhan sel kulit baru yang lebih sehat dan cerah.

Teknik ini banyak digunakan di klinik kecantikan untuk memperbaiki tekstur dan tampilan kulit.

Baca Juga: Somogyi Effect: Fenomena Kadar Gula Darah Naik

Jenis-Jenis Mikrodermabrasi

Terdapat tiga jenis mikrodermabrasi yang umum ditemui:

  1. Hydradermabrasion
    Metode terbaru yang menggabungkan pengelupasan kulit dengan infus cairan khusus untuk merangsang produksi kolagen dan melembapkan kulit secara intensif. Teknik ini efektif mencerahkan dan menghidrasi kulit.
  2. Crystal Microdermabrasion

Menggunakan butiran kristal kecil yang disemprotkan ke wajah untuk mengikis sel kulit mati. Metode ini membantu pembentukan kulit baru yang cerah dan halus.

  1. Diamond Tip Handpiece

Menggunakan alat berbentuk tongkat dengan ujung berlian mikro yang digosokkan ke kulit untuk menyedot dan mengangkat sel kulit mati, cocok untuk membersihkan area sulit seperti T-zone dan mengatasi komedo.

Manfaat Mikrodermabrasi untuk Kulit

Beberapa manfaat utama mikrodermabrasi yang didukung oleh berbagai studi dan media nasional antara lain:

  • Mengurangi flek hitam dan hiperpigmentasi akibat penuaan atau paparan sinar matahari.
  • Mencerahkan kulit dan mengatasi kulit kusam dengan mengangkat sel kulit mati.
  • Membantu menghilangkan bekas jerawat dengan merangsang regenerasi kulit baru.
  • Memperbaiki tekstur kulit agar lebih halus dan pori-pori mengecil.
  • Mengurangi garis halus dan kerutan dengan meningkatkan produksi kolagen.
  • Memudarkan stretch mark dan mempercepat penyembuhan luka ringan.

Baca Juga: Pertamina NRE Kembangkan E-Fuels untuk Dekarbonisasi Transportasi

Efek Samping dan Risiko Mikrodermabrasi

Meskipun mikrodermabrasi tergolong aman dan minim risiko, terdapat beberapa efek samping yang mungkin muncul, terutama jika prosedur tidak dilakukan oleh tenaga ahli:

  • Kemerahan dan pembengkakan ringan yang biasanya hilang dalam 1-2 hari.
  • Memar dan sensasi kulit kencang seperti tertarik.
  • Kulit menjadi lebih sensitif, kering, dan terkadang mengelupas.
  • Risiko iritasi meningkat jika kulit sedang berjerawat aktif atau menggunakan obat jerawat tertentu seperti isotretinoin.
  • Sensitivitas terhadap sinar matahari meningkat sehingga penggunaan tabir surya sangat dianjurkan setelah perawatan.

Tips

Untuk hasil optimal dan mengurangi risiko efek samping, mikrodermabrasi sebaiknya dilakukan di klinik kecantikan terpercaya oleh dokter atau ahli bersertifikat.

Hindari melakukan perawatan lain seperti peeling atau microneedling dalam waktu dekat agar kulit tidak terlalu teriritasi.

Gunakan produk pelembap dan tabir surya secara rutin setelah perawatan untuk membantu proses pemulihan kulit.

Baca Juga: Kopi Bukan Pemicu Deforestasi Bahkan Menjadi Penangkal Penyakit