28 Mei 2026

News

Kuba Perkuat Arsenal UAV dari Rusia-Iran, AS Waspadai Ancaman Baru di Karibia

Kuba Perkuat Arsenal UAV dari Rusia-Iran, AS Waspadai Ancaman Baru di Karibia

Havana, mahkota-news.com — Kuba dilaporkan meningkatkan kemampuan militernya dengan pesawat nirawak dari Rusia dan Iran di tengah memanasnya hubungan dengan Amerika Serikat. Menurut laporan yang dikutip Military Watch, sejak 2023 Havana memperbesar investasi pada sistem UAV militer, mencakup model pengintaian dan serang yang diduga memiliki keterkaitan teknologi dengan Rusia dan Iran. Penilaian intelijen AS yang beredar menyebut Kuba kini diperkirakan memiliki lebih dari 300 drone kelas militer. Beberapa diskusi internal militer Kuba yang terpantau AS disebut membahas skenario penggunaan UAV terhadap target Amerika jika konflik pecah. Target yang jadi perhatian Washington mencakup Pangkalan Angkatan Laut Guantanamo Bay, kapal perang AS di perairan Karibia, hingga Key West, Florida yang berjarak sekitar 90 mil dari pantai Kuba. Meski begitu, pejabat AS juga mengakui belum ada indikasi Havana sedang menyiapkan serangan langsung. Respons Washington dan Langkah Diplomatik Pemerintah AS dilaporkan meningkatkan pengawasan militer di sekitar Kuba sekaligus memperluas sanksi ekonomi terhadap negara tersebut. Washington menilai pengembangan UAV Kuba berpotensi menggeser keseimbangan keamanan di Karibia. Di tengah ketegangan, muncul laporan bahwa Direktur CIA John Ratcliffe melakukan kunjungan langka ke Havana untuk membahas langsung isu keamanan regional dengan pejabat Kuba. Langkah ini dibaca sebagai sinyal kekhawatiran serius AS terhadap pesatnya perkembangan peperangan drone di Belahan Bumi Barat. Bantahan Kuba dan Narasi Politik Havana membantah keras tuduhan tersebut. Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez menyebut Washington “mengarang narasi palsu” untuk mencari dalih menekan Kuba secara politik dan ekonomi. Kuba menegaskan bahwa peningkatan kemampuan UAV adalah bagian dari modernisasi pertahanan, bukan untuk agresi....

Pep Guardiola Bungkam Soal Masa Depan di Man City Usai Gagal Juara

Pep Guardiola Bungkam Soal Masa Depan di Man City Usai Gagal Juara

BOURNEMOUTH, mahkota-news.com – Pep Guardiola belum memberi kepastian soal kelanjutan kariernya di Manchester City meski rumor kepergian makin kencang. Isu ini menguat setelah City gagal mempertahankan gelar Premier League 2025/2026. Keputusan Ditunda, Prioritaskan Bicara dengan Manajemen Dikutip dari The Guardian, Guardiola menegaskan belum akan mengumumkan apa pun dalam waktu dekat. “Orang pertama yang harus saya ajak bicara adalah ketua saya karena kami berdua yang memutuskan,” ujar Guardiola. Ia juga menyebut akan berdiskusi dengan CEO Ferran Soriano sebelum mengambil keputusan. “Dengar, saya masih punya kontrak satu tahun lagi. Saya tidak akan memberitahu Anda di sini karena saya harus berbicara dengan ketua saya, dengan pemain saya, dan dengan staf saya,” kata Guardiola. Meski isu hengkang ramai, Guardiola mengaku masih betah di Etihad. “Saya adalah orang paling bahagia di planet ini berada di klub ini. Klub ini luar biasa,” tambahnya. Gagal Juara Setelah Imbang di Bournemouth Manchester City hanya bermain 1-1 saat tandang ke markas AFC Bournemouth, Selasa 20 Mei 2026 dini hari WIB. Gol telat Erling Haaland menyelamatkan City dari kekalahan, namun hasil itu tak cukup untuk mengejar Arsenal yang akhirnya mengunci gelar Premier League untuk pertama kali dalam 22 tahun. “Kadang kamu menang, kadang kamu kalah di menit terakhir karena lawan benar-benar bagus dan tangguh,” ujar Guardiola....